Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Mengintip serunya kantor pusat Mbah Google di Singapore (Part 2)

Hari kedua, bangun pagi-pagi lalu sarapan dulu di hotel, lanjut mandi-mandi dan beres-beres, lalu kami semua berangkat ke lokasi perlombaan pertama: Citizen Farm, Penjara. Jadi tempat ini tuh kayak semacam rumah kaca buat budidaya tanaman-tanaman. Kalo nonton Harry Potter, mirip lah sama kalo pas ikut kelas Herbologi. Tempat ini namanya Citizen Farm Penjara karena lokasinya ada di Jl. Penjara, bukan karena tempatnya bekas penjara. Disini para Youtuber dibagi jadi 4 team sesuai pembagian kelompok kemarin pas di kantor Google. Mereka lomba cepet-cepetan nyari jenis tanaman dengan bantuan aplikasi Google Lens. Pemenangnya dapet hadiah sport bag gitu kayak yang biasa dipake orang kalo nge-gym. Citizen Farm at Jl. Penjara Abis dari Citizen Farm, kami semua diangkut lagi naik mobil menuju ke CulinaryOn. Ini tuh kayak tempat buat belajar masak gitu, dan lomba masaknya nanti akan berlangsung disini. Tapi sebelum lomba, kami dikasih makan siang dulu disini. Makan siangnya, jujur,

Mengintip serunya kantor pusat Mbah Google di Singapore (Part 1)

Beberapa waktu yang lalu saya dapet kesempatan buat mampir ke kantor salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia yang berlokasi di Singapore. Perusahaan apakah itu? Ya dari judul udah ketauan sih --> Google. Jadi kantor Google yang di Singapore ini adalah pusatnya Google di kawasan Asia tenggara. Alhasil, semua kegiatan operasional Google yang ada di Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapore, Vietnam, dll berpusat dan dikontrol dari sini. Kenapa saya bisa diundang mampir ke kantornya Google? Jadi ceritanya saya ini kan sering bantu-bantu jadi kameramen buat salah satu Youtuber/food vlogger di Indonesia yang dikenal dengan nama Nex Carlos (channel Youtubenya klik  disini ). Nah, si Nex Carlos ini diundang ke acaranya Google di Singapore yaitu "Google Cook Off". Acara ini mempertemukan banyak Youtuber lintas negara Asean buat berkompetisi dalam lomba masak. Karena saya posisinya jadi kameramennya Nex, otomatis saya juga ngikut ke acara tersebut. Lumayan, jalan-j

Review Toilet di Annapurna Circuit - Himalaya

Namaste! Masih berhubungan sama trip saya kemaren di Nepal. Karena saya termasuk salah satu manusia yang suka berlama-lama nongkrong di "ruang istirahat" alias "restroom" alias toilet, jadi kondisi toilet di destinasi tujuan menjadi salah satu pertimbangan saya saat milih tempat tujuan backpackeran. Males banget sih kalo toiletnya jorok kayak toilet umum SPBU di daerah terpencil yang sumber airnya saja sujauh. Nah, sebelom berangkat trekking di Annapurna, saya tentunya udah browsing-browsing mengenai kondisi toilet di sana. Dan ternyata saya gak menemukan komplain dari netijen yang sudah pernah kesana. Jadi kesimpulan saya, toilet di Nepal cukup layak untuk digunakan. Dan surprisingly, ternyata toilet di ABC di 4130mdpl pun masih sangat layak loh. Sewaktu saya masih di kota (Kathmandu dan Pokhara), toilet hotelnya sangat bersih. Klosetnya pakai model duduk semua meskipun saya cuma menginap di hotel murah 100ribuan per kamar. Kamar mandinya bersih dan ada showe

Rincian Biaya Trekking Annapurna Base Camp - Himalaya - Nepal

Total trip kami ke Nepal adalah 11,5 hari, termasuk perjalanan dari Indonesia ke Nepal. Total waktu trekking kami adalah 6 hari, dimulai dari Syauli Bazaar sampai ke ABC dan berakhir di Mutkhu. Biaya yang kami keluarkan selama trip, saya coba jabarkan seingat saya, karena sewaktu trekking saya gak terlalu mikir masalah duit, karena badan udah capek banget jadi males mikir. Lha wong pas lagi seger aja saya males ngitung, apalagi pas klenger. Perhitungan biaya ini berdasarkan kurs pada saat kami kesana. Hari pertama: Jakarta - Kuala Lumpur Kathmandu Pengeluaran: 1. Makan siang romantis kere di KLIA sepiring berdua - MYR18 (Rp 32.000/orang) 2. VOA - USD25 (Rp 345.000) 3. Taxi ke NTB - NPR700 dibagi 2 (Rp42.000/orang) 4. Biaya2 bikin permit - kurleb Rp550.000/orang 5. Penginapan di Thamel - USD13/room (Rp90.000/orang) 6. Makan malam di Thamel - kurleb Rp75.000/orang Total pengeluaran hari pertama : Rp1.134.000/orang Hari kedua: Kathmandu - Pokhara Pengeluaran: 1. Tiket

Annapurna Base Camp Trek - Day 10,11 - Kembali ke Kathmandu, Masuk Durbar Square Gratis!

Namaskar! Hari ini kami bangun subuh karena bus kami menuju Kathmandu akan berangkat jam 7 pagi dari Tourist Bus Park Terminal di Pokhara. Sebelum berangkat, kami numpang masak Indomie dulu di dapurnya hotel. Lumayan, ngirit biaya buat sarapan.

Annapurna Base Camp Trek - Day 9 - Nepali New Year Festival di Pokhara

Namaste!!

Annapurna Base Camp Trek - Day 8 - Kembali ke Pokhara, Kembali ke Peradaban

Namaste!

Annapurna Base Camp Trek - Day 7 - Ketemu Penyanyi Malaysia Amy Search di Sinuwa

Namaste!

Annapurna Base Camp Trek - Day 6 - Annapurna Base Camp! Mantap Jiwa Raga!

Namaste!!!

Annapurna Base Camp Trek - Day 5 - Melewati Lembah Lucknut menuju Machhapuchhre Base Camp

Namaste!!! Pagi ini badan seger karena semalem tidur lama banget. Kaki sih masih pegel dan berasa kenceng semua, tapi semangat udah balik lagi. Sarapan dulu (lupa pesen apa, tapi kayaknya sih nasi goreng lagi) lalu sikat gigi dan ritual setoran pagi, terus lanjut packing dan check out. Sebelum check out gak lupa refill botol minum dulu 1 liter NPR100. Lodge kami selama di Bamboo Sarapan di Bamboo Sekitar jam setengah 8, saya dan Sien lanjut lagi start trekking menuju Dovan. Trek menuju Dovan ini enak, banyak bonusnya. Jalanan cenderung landai, cuman beberapa titik aja ada sedikit nanjak. Jalurnya melewati hutan yang adem dan banyak tai kudanya. Dalam waktu sekitar 1,5 jam kita sudah sampe di Dovan. Di Dovan istirahat sebentar aja, lalu lanjut lagi menuju desa berikutnya: Himalaya. Dovan Dari Dovan menuju Himalaya juga kami tempuh sekitar 1,5 jam. Jalurnya masih ngelewatin hutan, tapi lebih banyak tanjakannya. Kami juga ketemu persimpangan jalan, tapi ternyata k

Annapurna Base Camp Trek - Day 4 - Jhinu, Chomrong, Sinuwa, Bamboo

Namaste!

Annapurna Base Camp Trek - Day 3 - Hari Pertama Trekking Langsung Nyasar

Namaste! 7 April 2018, hari pertama trekking dimulai hari ini. Bangun jam 5.30 langsung mandi+ritual pagi hari, lanjut sarapan di Hotel Diplomat. Menu pagi ini simple breakfast berupa roti bakar pake selai, kentang goreng, telor orak arik, dan kopi susu. Harganya NPR 250 per porsi. Lumayan buat ganjel perut pagi-pagi. Jam 7 teng Mr. Arjun dan taksinya datang ke hotel jemput kami. Sebelumnya kami sempat menitipkan tas kresek besar ke orang hotel, berisi barang-barang yang gak diperlukan saat trekking. Biar tas lebih enteng. FYI di Nepal ini kita bisa nitip sebagian barang kita di hotel, asalkan setelah turun gunung nanti kita menginap lagi di hotel yang sama. Sarapans Perjalanan naik taksi menuju titik awal trekking ditempuh sekitar 2 jam. Taksi kami berhenti di Nayapul, yang bagi sebagian orang bisa dijadikan sebagai titik awal memulai trekking. Tapi kami lanjut lagi naik bus lokal mirip Kopaja yang mengantarkan kami sampai ke Syauli Bazaar, jadi lebih ngirit waktu dan